Lintas Asia Net– Diduga selingkuhi istri orang, oknum kades di Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci,menjadi bahan perbincangan warga. Konon katanya, hubungan cinta terlarang ini bermula dari hubungan Meminjam Uang Dengan Kades Sangir Tengah DD.
Bagi pasangan yang telah menikah, perselingkuhan adalah momok mengerikan yang sebisa mungkin jangan sampai terjadi. Namun hal itu tidak digubris oleh pasangan yang tengah dirasuki nafsu setan.
Sebut saja On(30) wanita berparas cantik adalah warga Desa Sangir Tengah Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci yang telah memiliki suami, ia diam-diam menjalin hubungan asmara dengan Kades Sanger Tengah Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci.
On Isteri Dari F Saat Di temui Media ini Pada Hari Senen 13/09/2021 Jam 11’00 Wib Mengatakan “Saya Meminjam Uang Sama Kepala Desa Sanger Tengah Kecamatan Kayu Aro (DD)Rp 300.0000 (Tiga Ratus Ribu Rupiah) dan saya Berjanji Untuk Menggantinya Tapi Dedi Dores Kepala Desa Sanger Tengah mengatakan soal Ganti Menganti Nanti Itu Urusan Mudah Ungkap Kades Kepada On,dan Bebepara Minggu On Mengembalikan Uang Rp 300.000 (Tiga Ratus Ribu Rupiah) itu kades Memaksa Saya Dan Membawa saya Ke tempat Pondok Dan Memaksa Saya Untuk Berbuat Mesum,bukan Sekali itu saja Dalam Mobil dan Di Rumahnya dalam Kamar Dan yang Terakhir Di Kantor Kepala Desa Sangir Tengah”,ungkapnya
menjadi bahan gunjingan warga, setelah banyak yang mengetahui sering di Paksa dibawa ke pondok Pondok dikencan, DD,Kades Sangir Tengah Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci.
Menurut salah satu warga yang enggan disebutkan namanya Kepala desa Sangir Tengah melakukan hubungan intim dan sering kencan dengan perempuan inisial on di tempat yang beralamat di Desa Sangir Tengah kecamatan Kayu Aro.
“Kelakuan kepala desa ini sungguh sangat tidak terpuji. Dia sebagai pemimpin desa yang seharusnya memberikan contoh yang baik terhadap warganya malah mengkencani isteri orang, sampai di paksa Berhubungan intim Kami Selaku Masyarakat tidak Diam Permasalah Ini kami Akan Laporkan Bagi Kami Sudah membuat Malu Negeri Atau Desa Kami” ujarnya.(MD/TH)