Lintas Asia Net kerinci –
saat turun ke Desa air terjun Kecamatan Siulak inspektorat kabupaten kerinci di dampingi PJS kades serta perangkat desa lain nya untuk mengecek Dana Desa,tampaknya ketua BPD tidak ikut mendampingi saat inspektorat turun kelapangan.Kamis 8/04/2021
Diduga PJS kades Air Terjun tidak harmonis hubungan nya antara PJS kades dengan BPD di sebab tidak transparan PJS kades Andes waidi dalam penyaluran dana desa,tepat nya pada hari kamis ketua BPD di mintak hadir untuk menanda tangani surat oleh inspektorat ali arpika selaku ketua BPD meminta PJS kades memberikan salinan APBDES karena sudah berulang kali BPD mintak APBDes namun PJS kades berbelit belit dg berbagai alasan.
Ali arpika mengungkapkan apa yang di sembunyikan PJS kades terhadap kami BPD dengan tidak mau memberikan salinan APBDes,pada hari ini
dihadapan inspektorat ketua BPD mintak salinan APBDes Kepada Pjs juga tidak memberikan dg alasan cuma satu, Ali arpika ketua BPD mau tanda tangan kalau sudah ada salinan APBDES.Andes waidi tidak bisa memberikan karena takut rahasia nya terbongkar kasus pemotongan insentif BPD dan perangkat desa ungkap Ali arpika kepada media tersebut.
takut berusan dengan pihak yang berwajib Karena merasa takut dan emosi dihadapan inspektorat isteri PJS kades air terjun serang ketua BPD dan tak tinggal diam omrisal yg mengaku toko masyarakat juga ikut handir nyerang namun sempat dipisahkan oleh inspektorat dan sehingga inspektorat mengambil jalan pintas akan diselesaikan dikantor inspektorat kabupaten kerinci.(Red/MD)