linta Asia Net.Com- Jambi, asraf selaku kepala dinas ketahanan pangan provinsi jambi akan segera lakukan pantauan harga pangan kabupaten kota yang ada di provinsi jambi menjelang hari raya idulfitri, Senin(25/04/22).
Sebelum ini juga kita dari awak media Lintas Asia Net secara tidak lansung juga pernah menyanyakan kepada beberapa warga yang salah satunya bernama padila wati mengatakah tentang harga pangan/sambako alhamdulilah sudah mulai normal dan stabil, demikian dalam pantauan awak media, Asraf selaku kepala dinas ketahanan pangan provinsi jambi ini juga kelihatan memantau selalu tentang harga pangan yang ada di provinsi jambi demi mayarakat supaya tidak terjadi kenaikan harga lagi.
“harapan kita dengan adanya pantauan tentang harga pangan ini supaya masyarakat terjankau untuk membelinya apalagi masyarakat yang ekonominya rendah lebih terbantu dalam hal ini, dan saya sangat peduli dengan masyrakat provinsi jambi umumnya terkhususnya masyarakat yang tidak mampu di sampin tugas saya ini itupun termasuk sebagai amal ibadah kita, intinya kita peduli dengan masyrakat” ungkap Asraf selaku kadis ketahanan pangan provinsi jambi.
Sambung Asraf Mengatakan di jambi ini yang jelas ketersedian pangan atau bahan pokok harus cukup dan terkait masalah harganya belum begitu naik, tapi cabe kemaren sempat naik karna kemaren kita dapat informasi cabe tidak masuk kejambi sebab angkutan barang mengunakan jalan lewat sumsel terjadinya macet ahlamdullillah hari ini sudah turun dan udah mulai normal, jelasnya.
Yang jelas kepala dinas ketahanan pangan provinsi jambi Asraf akan menghibau selalu kepada dinas terkait menyankut bidang dalam pengelolaan pangan atau bahan pokok supaya dapat di pantau terus agar jangan sampai kukurang,.
“Yang jelas pemerintah daerah mengusahan ketersediaan bahan pangan itu cukup untuk masyarakat provinsi jambi ini dan terkait dengan harga seperti minyak sayur sesuai surat edaran dari mentri perdagngan ini, malah pak presiden lansung turun tertanggal 28-april-2022, terkait kenaikan minyak sayur kemaren dan bahan bakunya/CpO tidak boleh di Ekspor nah ini betul betul keputusan yang sangat luar biasa” jelas Asraf.
Moga dengan adanya pantauan tersebut bisa membuahkan hasil bagi masyarakat umumnya di provinsi jambi awak media mengabarkan.(satra)