Lintas Asia Net.Kebijakan Pemerintah Kota Padang bersama stakeholders menutup seluruh objek wisata sejak malam pergantian tahun hingga 3 Januari 2021 tidak hanya berdampak pada pencegahan penyebaran virus korona Covid-19, namun juga memininalisir produksi sampah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang Mairizon mengatakan, akibat sepinya objek wisata membuat produksi sampah berada di jumlah normal atau tidak ada lonjakan.
“Iya, sejak objek wisata ditutup pada malam pergantian hingga hari ini, produksi sampah berada di jumlah normal,” terang Mairizon, Sabtu (2/1/2021).
Mairizon menyebut, jumlah produksi sampah warga setiap harinya berada di kisaran seberat 550 hingga 600 ton. Angka ini stabil hingga Sabtu (2/1/2021).
Dikatakan Mairizon, biasanya pada saat liburan maupun hari besar, jumlah produksi sampah meningkat drastis. Peningkatan paling tinggi terutama di kawasan objek wisata Pantai Padang dan Pantai Air Manis. “Kenaikannya di masa libur biasanya sepuluh persen,” imbuhnya.
Mairizon mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap disiplin membuang sampah pada tempatnya. Membuang sampah di TPS di waktu yang telah ditetapkan. Tidak membuang sampah di jalan, sungai dan laut.
“Mari jaga kebersihan agar kota kita asri dan sehat,” ajaknya dalam rilis Diskominfo Padang.(Fs/Red)