Saluran Irigasi Desa Bandar Sedap Ambruk dan Patah

Lintas Asia net Kerinci – Proyek peningkatan jaringan irigasi di desa Bandar Sedap, Kecamatan Siulak,Kabupaten Kerinci, sepanjang +- 10 M yang baru selesai dikerjakan Dari Anggaran Dana Desa tahun anggaran 2021 telah amruk.

Pantauan Media lintas Asia net Di lokasi Proyek Desa Bandar Sedap, Kecamatan Siulak, Sabtu 03/07/2021
dinding saluran irigasi yang baru selesai beberapa Minggu lalu bersumber dana DD Desa Bandar Sedap itu sudah kelihatan amruk. Menurut petani, proyek itu keburu rusak diperkirakan karena proses pekerjaan yang dilaksanakan oleh Pekerja tersebut asal jadi.

“Ya benar, belum sempat digunakan sudah rusak. Beberapa bagian bangunan irigasi itu ambruk dan pengikatnya patah. Diduga proses pekerjaan proyek ini tak berkualitas karena sejumlah material yang digunakan tak sesuai RAB karena spesifikasinya banyak yang dikurangi,” ungkap mereka.

Disebutkan, dari panjang jaringan irigasi tersebut sepanjang puluhan meter dinding irigasi sebelah sawah sudah tumbang atau ambruk ke Air.

Balok pengikat semen bagian atas dari dinding irigasi sebelah badan jalan ke dinding irigasi sebelah sawah juga sudah banyak yang lepas sehingga dinding irigasi sebelah sawah tidak kokoh lagi.

Cepat robohnya dinding irigasi tersebut juga diduga karena pihak Pekerja tidak menggali secara dalam pondasinya.

Diduga dinding irigasi langsung dicor diatas tanah tanpa diikat terlebih dulu dengan beton pondasi agar konstruksinya lebih kokoh.

Warga setempat khususnya para petani menyesalkan proses pekerjaan proyek konstruksi jaringan irigasi untuk mengaliri air ke lahan persawahan tersebut dibangun asal jadi.

Padahal, fasilitas infrastruktur tersebut sangat dibutuhkan oleh petani untuk menyuplai air ke sawah.

“Kami berharap proyek jaringan irigasi tersebut dibangun lebih kokoh lagi bukan seperti itu belum dipakai sudah ambruk,” ujar mereka.

Dikatakan, jaringan irigasi itu merupakan jalur satu-satunya menyuplai air ke lahan sawah.

“Seharusnya dibangun benar-benar berkualitas, sehingga bisa dimanfaatkan dalam jangka waktu lama,” imbuh petani setempat. Mereka berharap, Kepada Kepala Desa Bandar Sedap Hairal yang mengelola pekerjaan proyek infrastruktur tersebut harus bertanggungjawab dengan cara segera untuk memperbaiki Yang Telah ambruk dan Patah.

“Proyek itu masih dalam proses pekerjaan belum serah terima. Jika ada kerusakan masih menjadi tanggungjawab pihak Desa untuk memperbaikinya kembali,” katanya singkat. (Thomas/M.Dona)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap