SUARA HATIKU
Karya: Tenti Febri Satia
Aku bagaikan samudra yang tak bertepi
Pahit manisnya kehidupan sudah ku lalui
Ku racik bagai secangkir kopi
Dominan rasa pahit dan sedikit manis saling bertemu
Sehingga memberikan kenikmatan luar biasa
Beratnya kehidupan dunia ku lawan dengan tangan kosong
Tanpa adanya pedang sebagai senjata
Masalah, emosi, datang silih berganti
Hanya sekali-kali ditemui kebahagiaan
Aku tak tahu
Kapan rasa sakit ini akan berakhir.
Aku merasa sangat lelah berlari,
berjalan dan berlari lagi.
Aku lelah!
Haruskah aku menyerah sekarang?
TIDAK!
“Terus bergerak!”
Suara di dalam diriku berkata.
“Terus bergerak!”
“Terbangkan sayapmu dan nikmati luasnya langit”
“Walaupun di terpa badai petir sekalipun”
(Red)