Lintas Asia net, Kerinci – Tembok penahan Sungai Pegeh Kecamatan Siulak,Kabupaten Kerinci,Provinsi Jambi,yang diduga kuat proyek siluman ingin Mengelabui masyarakat.
Proyek tembok penahan berlokasi di Lereng Bukit tepatnya di belakang rumah warga Sangai Pageh, terlihat di proyek tersebut tidak memasang papan informasi ( plang papan nama proyek ).
Menurut informasi pekerja dilapangan “panjang tembok penahan ini 45 Meter kanan dan 45 Meter ke kiri dengan ketebalan 30 Cm dan telah menghabiskan 100 sak semen diperkirakan satu meter satu sak semen ditaksir proyek ini menghabiskan dana ratusan juta rupiah”. Jelas pekerja
Lanjut Masih menurut keterangan pekerja dilapangan bahwa proyek ini dari Dinas PUPR Kabupaten Kerinci dan dikerjakan oleh Saudari Istri dari Helpi Apriadi warga Pasar Senin Siulak
Tidak dipasangnya papan informasi tentunya membuat pertanyaan ditengah tengah masyarakat , berapa anggaran serta volume pekerjaan dan dikerjakan oleh kontraktor , sesuai aturan seharusnya mulai bekerja sudah dipasang papan nama informasi proyek agar masyarakat tahu jumlah anggaran dan volume pekerjaan.
Sesuai dengan undang undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 79 Tahun 2012 , dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai oleh negara wajib memasang papan nama proyek.
Pemasangan papan nama proyek merupakan Implementasi asas transparansi sehingga seluruh lapisan masyarakat bisa ikut serta dalam proses pengawasan.
H A salah satu Aparatur sipil Negara (ASN) di Pemkab Kerinci saat di telepon melalui WhatsApp mengatakan ” Itu bukan saya yang punya proyek, itu ibuk di rumah yang punya Proyek di Sungai Pegeh”. Cetus H A
Salah satu warga setempat mengatakan, disebut sebut yang punya Proyek tembok penahan ini H A, mengatakan yang punya sebagai pelaksana proyek ini saat upaya hendak dikonfirmasi, istri H A di kediaman nya di Siulak tidak berada dikediaman nya hingga berita ini publikasikan.(Mr/MD)