Lintas Asia net.com Sungai Penuh – Salah satu SPBU memasang pengumuman tentang habisnya solar bersubsidi. Beredar kabar, SPBU Pelayan raya disinyalir melakukan pembatasan kuota BBM jenis solar subsidi ke pelaku UMKM dan tidak ada pemerataan.
Disaat Media ini Lintas Asia Net com komfimasi ketua umum LSM .BRAJO SAKTI ABDUL HAPIS menyampai kan manyampai kan
Menurutnya, pembatasan kuota distribusi solar bersubsidi dari SPBU ke pelaku UMKM sudah berlaku sejak Tahun 2021.
“Fakta ini sudah kami temukan setelah kami mengunjungi SPBU pelayan raya Sabtu nampak jelas satu mobil Pik Up membawa minyak solar subsidi satu pik Up penuh hal ini nampak tidak ada pemerataan pembagiannya,” ungkapnya.
Sementara itu, Sakdiyah selaku Pimpinan SPBU Pelayang Raya di konfirmasi melalui whatsapp singkat mengatakan bahwa” heler tanah kampung…. mau jelasnya Bapak tanya saja dengan pemerintah ekobang, atau Ketua DPRD Kota ya, untuk kota sungai penuh aja lebih dari 80 heler. tidak sama…. ada yg 30 L per hari, 30 L per 2 hari, ada yg 60 L per hari, ada juga 90 L per hari,”.
Menurut informasi, Sakdiah sempat melakukan arogani saat di konfirmasi Ekobang Kota Sungai Penuh tidak menjawab saat di konfimasi.(Muas)