Pjs.Kades Air Terjun Siulak, Potong Gaji Perangkat Desa dan Kader

Lintas Asia Net Kerinci – Pemerintah saat ini tengah fokus pada penanganan dan pencegahan penyebaran Virus Covid-19. Tidak hanya ditingkat provinsi, akan tetapi juga ditingkat kabupatan dan kota.

Namun, apa jadinya apabila di masa-masa sulit saat ini, dimana perekonomian tengah buruk terdampak Covid-19, hak perangkat desa disunat? Seperti yang terjadi di salah satu desa di Kabupaten Kerinci,

Ialah Desa Air Terjun, Kecamatan Siulak. Kepala Desa Air Terjun, Andes Waidi diduga memotong gaji perangkat desanya. Saat menemui awak Media Lintas Asia Net, salah satu warga Desa Air terjun 1/1/2021 Yang Enggan Namanya, mengatakan “Kami Dari Perangkat Desa Air terjun merasa terzolimi”

“Dengan Kemimpinan Andes Waidi Sebagai Pjs Kades Desa Air  terjun diduga Kuat  Memotong gaji perangkat desa, Sebesar Rp100 ribu, per perangkat Desa dan gaji kader yang telah bekerja selama 8 bulan hanya di bayar 350 ribu rupiah”.

“Gaji perangkat desa air terjun tidak sesuai dengan presudur yang berlaku. Lebih aneh lagi, bagi perangkat desa yang bekerja di kantor desa, yang mau snek dan lain nya, di potong gaji harian nya sebanyak 5000 ribu rupiah per kepala, yang di tetapkan oleh kepala desa” Ungkap sumber.

Lebih parah lagi Pjs. Kades Air Terjun Andes Waidi, dalam Group WA Pemerintahan Desa Air Terjun, Ia Mengatakan” Gaji perangkat Desa, Aku Nak magih nak idak srah aku (Gaji perangkat desa, mau saya berikan atau tidak, terserah sama saya)” padahal inikan uang negara bukan uang nenek moyangnya” Tambah sumber.

Andes Waidi, untuk memuluskan dirinya mengotak atik Anggaran Dana Desa dan Dana Desa. Ia mengangkat Suami dari kakak isterinya, yang mana isteri Andes Waidi beradik kandung dengan Isteri Sekdes. Kalau sudah begini tentu apa yang akan terjadi selain KKN” Pungkas sumber.
Sementara, Andes Waidi selaku Pjs Air Terjun, hingga berita dilansir oleh lintas Asia net.com, belum dapat diperoleh keterangannya.(M.Dona)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap